-->
HEADLINE
Loading...

Indocement Luncurkan Program Setara

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, TARJUN - Sebagai bentuk peningkatan tanggung jawab perusahaan, Indocement meluncurkan program Sekolah Semen Tiga Roda (Setara) yang merupakan bagian dari sertifikasi 10.000 tukang.

Program ini merupakan kerjasama Indocement dengan kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) dan Politeknik Negeri Bandung.

Manager CSR Kantor Pusat PT Indocement Tunggal Prakarsa, Sahat Panggabean dalam acara buka puasa bersama wartawan di Kotabaru akhir pekan lalu memaparkan, bahwa program ini bertujuan untuk memberikan sertifikasi kepada tenaga-tenaga konstruksi terampil di Indonesia, sehingga siap dalam menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di tahun 2015.

Menurut Sahat, sampai dengan hari ini Setara telah dilaksanakan dua kali di Kota Bandung dengan jumlah peserta  mencapai 163 orang.

"Diharapkan dalam lima tahun kedepan Setara akan dapat memberikan sertifikasi kepada 10.000 tenaga konstruksi terampil di Indonesia. Dan program ini akan hadir di kota-kota besar lainnya," ungkapnya.

Adapun untuk sertifikasi di keluarkan oleh pihak LPJK yang di biayai dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sedangkan biaya pelatihan dari pihak Indocement, jelas Sahat.

Selain itu sampai dengan Juli 2015, Indocement juga telah meraih beberapa penghargaan bergengsi dari beberapa instansi di Indonesia, diantaranya, The Best Indonesia Green Awards 2015 yang di selenggarakan oleh La Tofi School of CSR bekerjasama dengan Kementerian Perindusterian Republik Indobesia.

Dan Corporate Image Awards ke 10 sebagai The Best in Building and Managing Corporate Image, untuk katagori semen dari Frontier Consultant Group dan Majalah Tempo.

Selanjutnya mendapatkan penghargaan perusahaan yang melaksanakan CSR dalam bidang lingkungan hidup, yang di berikan oleh pemerintah kabupaten melalui Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor. Dan penghargaan perusahaan nasional peduli dari Harian Pakuan Raya Bogor. 

 










- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Dipasang Police Line, Waduk Bahalang Bakal Gagal Diresmikan

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, KOTABARU - Pekerjaan tahap penyelesaian waduk Gunung Bahalang yang rencana akan diresmikan pada awal Agustus bakal tertunda. Proyek milik PT Golden Hope Nusantara (GHN) itu terhenti setelah dipasang garis polsis (police line) oleh petugas Reskrimsus Polres Kotabaru beberapa hari lalu.

Ditengarai karena proyek dikerjakan di dalam kawasan hutan.

Pantauan di lapangan garis polisi sepanjang lebih kurang 10 meter membentang di depan bangunan bendungan di antara tumpukan material.

Selain menghentikan pekerjaan penyelesaian bendungan, pun tidak satu orang pekerja proyek tersebut berada di lokasi.

Kasat Reskrim Polres Kotabaru, AKP Alfian Tri Permadi dikonfirmasi, membenarkan pihaknya telah memasang police line di lokasi bangunan waduk Gunung Bahalang.

Menurut Alfian, dihubungi melalui telepon selularnya, mengatakan, alasan pemasangan pemasangan police line diduga proyek milik PT Golden Hope Nusantara itu berada di dalam kawasan hutan.

Menanggapi terkait pemasangan police line yang berdampak pada terhentinya pekerjaan pembangunan, Bupati Kotabaru Kotabaru H Irhami Ridjani langsung mengelurkan pernyataannya.

Irhami mengakui, kalau proyek pembangunan waduk Gunung Bahalang tersebut berada dalam kawasan hutan lindung.

Akan tetapi, jelas Irhami, sebelum proyek PT GHN waduk yang akan dihibahkan ke Pemkab Kotabaru, itu dimulai pembangunannya. Pemerintah daerah sudah menyelesaikan persyaratan di Kementerian Kehutanan.










- Sumber : Banjarmasin Post
Share:

Indocement Bantu Bangun Infrastruktur Desa

Telah Dibaca : 0 kali
GEMA, TARJUN - PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tbk, Pabrik Tarjun, Kotabaru kembali menggelontorkan bantuan kepada desa binaan berupa semen dalam jumlah besar untuk membangun siring, drainase dan infrastruktur lainnya.

SSECSR Dept Head Indocement,Teguh Iman Basoeki, mengatakan, 10 desa binaan yang mendapat bantuan semen ini. Bahkan, perusahaan juga membantu desa-desa lain di luar desa binaan. Dan sejak tahun 2014 hingga sekarang kurang lebih 300 ton semen disumbangkan Indocement kepada masyarakat.

Indocement akan terus memberikan bantuan kepada desa binaan dalam membangun sarana dan prasarana namun disesuaikan dengan kemampuan perusahaan dan juga kebutuhan masyarakat, dan diharapkan program pembangunan infrastruktur desa dapat bersifat jangka panjang sehingga dapat di sinkronkan dengan rencana dan kemampuan perusahaan, ungkap teguh.

"Perusahaan berharap bantuan semen ini dapat dioptimalkan untuk membantu pembangunan di desa dan diutamakan untuk fasilitas atau kepentingan umum," katanya.

Kepada wartawan, kemarin, Kepala Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, H Harijanto SA, mengatakan, di desanya yang sudah mendapat bantuan semen dari PT ITP meliputi 12 rukun tetangga (RT). Dan selain itu ada lima RT yang bantuan semennya masih dalam proses.

Bantuan semen tersebut, menurutnya, dipergunakan untuk membangun siring jalan dan drainase atau saluran air di Jalan Desa Tegalrejo, panjang bangunan 1.785 meter dan lebar 2 meter, di kiri dan kanan jalan.

Sebagian besar atau 70 persen pekerjaan ini dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat dengan cara gotong royong. Dan kami bersyukur, kepedulian masyarakat untuk terlibat dalam pekerjaan ini sangat tinggi, baik dari segi perencanaan, pelaksananaan, bahkan dana,’’ kata Harijanto.

Menurut Harijanto, banyak manfaat dari dibangunnya dreainase ini. Antara lain, memelihara kelangsungan badan jalan, kerapian, kesehatan dan kenyamanan masyarakat, serta kelancaraan transportasi.

"Sebelumnya, jika terjadi hujan, jalan utama desa ini tergenang sehingga cepat rusak,"imbuhnya.

Atas nama pemerintan desa, Harijanto menyatakan terima kasih kepada PT ITP yang turut mendukung pembangunan sarana desa ini melalui bantuan semen. Dengan harapan perusahaan terus berpartisipasi hingga pekerjaan ini terealisasi 100 persen," katanya.

Senada, Ketua RT 01 Desa Tegalrejo, Suparlan, menyatakan gembira atas partisipasi PT ITP dalam proyek pembangunan drainase yang dilaksanakan pemerintah desa ini.

"Sepanjang jalan di RT kami kini sudah dilengkapi siring dan drainase sehingga jalan tetap kering walaupun musim hujan. Sebelumnya, jalan ini selalu becek jika diguyur hujan. Bahkan, air meluap ke badan jalan sehingga sangat mengganggu transportasi masyarakat," katanya.

Camat Kelumpang Hilir H Budi Antara SP, menyatakan terima kasih atas bantuan PT ITP terhadap pembangunan sarana dan prasarana di desa binaan ini.

"Kami sangat mengapresiasi warga yang mau bergotong royong sehingga pembangunan siring jalan dan drainase ini dapat dilaksanakan dengan cepat dan keberadaan sarana ini tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama menghindari banjir juga kerusakan jalan," katanya.









- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share:

Arsip Blog

Follow Twetter Gema Saijaan Online
Follow Facebook Gema Saijaan Online
`
 
Tutup
Hosting Murah