
Waktu datang berbarengan dengan rombongan haji dari negara lain, seperti Pakistan dan Hindustan, sehingga terjadi antrian untuk penginapan jamaah di Hotel Jilnar Taibah tersebut, ungkap ketua kloter 09, H Ahmad Kamal.
Ia, mengatakan, jamaah kita ada yang berada di lantai enam dan sepuluh, sedangkan petugas haji berada di lantai lima bersama para jamaah haji yang lansia. Namun demikian jamaah haji kita sangat bersemangat untuk segera melaksanakan Arbain ke Masjid Nabawi.
Disinggung masalah makanan (catering) jamaah, Kamal, menyampaikan bahwa hanya mendapatkan jatah makan untuk siang dan malam hari saja, namun ketika rombongan haji kita baru tiba di kota Madinah, sudah di sambut dengan pembagian catering selamat datang.
"Benar, pembagian catering tersebut sebagai ucapan selamat datang bagi jamaah haji Indonesia, dan makanannya pun kayanya sesuai dengan selera jamaah kita," bebernya.
Ditambahkan oleh TPHD (Tim Pembimbing Haji Daerah) Kotabaru, H Julkifli BT, iring iringan tujuh buah bis yang mengangkut jamaah tersebut disertai satu orang tim keshatan haji tiap bisnya, dan setibanya di Madinah langsung dilakukan proses administrasi.
"Hingga jam satu pagi jamaah masih ada yang belum tidur, dikarenakan proses administrasi dan pembagian kunci kamar. Dan hunian tiap kamar bervariasi, ada yang diisi dengan delapan orang dan ada enam orang bahkan ada yang empat orang," jelas Julkifli.
Sedangkan untuk kesehatan jamaah haji, Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) Kotabaru, dr H Edy Suprayitno, mengungkapkan, bahwa selama perjalanan dari kota Mekkah ke kota Madinah, tidak ada masalah untuk kesehatan haji kita, hanya sekedar kelelahan saja karena menempuh perjalanan yang cukup jauh.
Namun demikian, kami selaku tim kesehatan haji, tetap terus memantau para jamaah terutama jamaah yang lansia (lanjut usia), agar rutin memeriksakan diri ke posko kesehatan selain dari kami yang mendatangi ke kamar kamar jamaah.
"Alhamdulillah, sampai saat ini keadaan jamaah pada umumnya semua sehat, dan mudah mudahan terus tetap begitu hingga pemulangan ketanah air nantinya," harap Edy.
- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online