
Para guru sekolah SD, SMP dan SMA di Pulaulaut Utara, Kotabaru, dengan seksama mendengar setiap penjelasan yang di sampaikan pihak BPBD tentang kenali penyebab bencana seperti, cara mencegah banjir dan menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan saluran air dan menanam pohan.
Acara tersebut berlangsung selama dua hari, di aula Kecamatan Pulaulaut Utraa, dengan nara sumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel.
Dan tiga orang yang akan membeberkan materi kepada peserta yaitu, Drs Suryadi, tentang materi karakteristik bencana, M Nursjamsi S Pi Mt, tentang materi konsep pengurangan resiko bencana, dan Sugeng S Tp, tentang materi supaya sekolah aman dari bencana.
Kita ketahui bersama bahwa bencana adalah peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat baik di sebabkan faktor alam maupun manusia, hingga menimbulkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis, kata Sugeng dalam penyampaian materinya.
"Cegahlah banjir dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan membersihkan saluran air secara berkala bahkan menanam pohon di sepanjang aliran sungai," ungkap Sugeng.
Selain itu pemateri lainya juga menyampaikan, saat banjir hendaknya matikan listrik dalam rumah atau hubungi pihak PLN, dan mengungsi ke daerah aman sedini mungkin.
Diingatkan pula oleh pihak BPBD Kalsel, bahwa jangan bakar hutan dan lahan demi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Namun harus mencegahnya dengan meningkatkan kewaspadaan penggunaan api di dalam dan sekitar hutan.
Memadamkan kebakaran hutan adalah tanggung jawab kita bersama, jadi kendalikan api dan lestarikan hutan kita, pesan BPBD.
- Penulis : Siti Salasiah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online